Rabu, 04 Februari 2015
Usaha bagan apung adalah salah satu usaha dibidang perikanan tangkap yang sangat menjanjikan,namun usaha ini hanya bisa dimiliki oleh sebagian nelayan yang bisa dibilang tergolong mampu dalam usaha permodalaan,tidak sedikit modal yang dibutuhkan untuk usaha yang satu ini.
Untuk didaerah Sulawesi khususnya di Gorontalo pembuatan bagan apung setidaknya harus mempersiapkan dana kurang lebih Rp.150.000.000 sampai 200.000.000 dengan rincian:
PERALATAN PEMBUATAN BAGAN APUNG
1. Perahu induk panjang 20 mtr,lbr 1 mtr,tinggi 1 mtr(untuk ditinggikan ditambah papan 5 lembar keatas)
harganya perahu ini :Rp. 20.000.000
2. kayu balok 6X12 panjang 8 meter (2.5 kubik) :Rp, 5.000.000
3. papan tebal 4cm lebar 30cm panjang 4 m(3 kbk) :Rp, 6.000.000
4. baut 15cm ,paku, dempul dan lain- lain :Rp, 3.000.000
5. sewa tukang :Rp. 15.000.000
6.pipa paralon,tiang pancang,roda pemutar jaring,kawat, :Rp. 10.000.000
7.dan lain-lain :Rp. 5.000.000 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jumlah : Rp .64.000.000
PERALATAN TANGKAP
1.Waring/jaring (bahan pukat) 20 roll : Rp. 15.000.000
2.tali penarik waring no 8 25 kg : Rp. 1.375.000
3.tali jangkar bagan no 16 1 roll : Rp. 1 500.000
4.tukang jahit jaring :Rp. 5.000.000
5. dan lain-lain :Rp 1.000.000 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jumlah :Rp. 23.875.000
PERALATAN LISTRIK
1. Mesin diesel Yanmar+dinamo :Rp. 20.000.000
2-.lampu Philips ML 500 watt dan kap lampu 20 buah
-kabel,mcb saklar, dan lain-lain :Rp. 10.000.000 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jumlah :Rp. 30.000.000
PERALATAN PENDUKUNG
1.perahu antar jemput hasil tangkapan Rp .10. 000.000
2.mesin tempel 40 pk Rp .40 .000.000
3.dan lain-lain Rp 2 .000.000
------------------------
jumlah Rp.52.000.000
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Total jumlah pengeluaran Rp :169.875.000
catatan:***
Biaya ini bisa lebih kurang dari perkiraan atau bisa juga lebih dari itu..Analisa ini hanya berlaku untuk daerah Gorontalo,karena ditiap daerah biayanya beda tergantung dari bentuk bagan itu sendiri dan harga peralatan lainnya.
PENDAPATAN BAGAN/PEMASUKAN/DAN PEMBAGIAN HASIL
Pendapatan Bagan Apung rata- rata sekitar Rp.30.000.000/bln
Pembagian hasil adalah hasil perbulan dikurangi biaya operasional dan kemudian dibagi 5
contoh:
pendapatan bagan Rp. 30.000.000/bln
biaya operasional Rp.10.000.000/bln
karyawan 3 orang
maka cara membaginya seperti ini:
Rp.30.000.000-Rp.10.000.000 =Rp.20.000.000
maka dana Rp.20.000.000 : 5 = 4.000.000
karyawan a =_Rp 4.000.000=20%
karyawan b= Rp.4.000.000=20%
karyawan c= Rp.4.000.000=20%
pemilik bagan Rp.8.000.000=40%
catatan**rata-rata karyawan Bagan Apung hanya 3 orang dan tiap hari melaut,cara kerja dimalam hari, jika sudah selesai kerja dipagi hari, karyawan satunya tinggal dibagan dan dua lagi mengantar ikan kepelabuhan untuk dijual,dan sorenya yang dua tadi berangkat lagi menuju Bagan Apung dan besoknya lagi yang tinggal dibagan gantian lagi karyawan yang lain,begitu seterusnya.
Untuk balik modal diperkirakan selama 1 tahun dan masa ketahanan bagan sekitar 10 tahun atau lebih
Demikian postingan saya ,semoga bermanfaat bagi para pembaca yang ingin menggeluti usaha Bagan Apung,ini diambil dari pengalaman di daerah saya sendiri di Gorontalo,kabupaten Pohuwato,kec,Lemito,
jika ada yang belum jelas bisa berikan komentar .....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar